My Bucket List

Apa sih bucket list? Daftar Ember?
Kalau diartikan secara bebas memang itu artinya. Istilah Bucket List sendiri adalah istilah yang pertama kali muncul di film “The Bucket List” karya sutradara Rob Reiner. Film ini berkisah tentang 2 orang laki-laki yang sekarat karena penyakitnya, dan melakukan perjalanan untuk melakukan hal-hal yang ingin mereka lakukan sebelum mati (istilah asingnya “kick the bucket”). Intinya, bucket list adalah daftar hal-hal yang ingin kita lakukan atau capai sebelum kita mati.

Ada yang bilang, membuat bucket list itu buang-buang waktu dan hanya untuk seseorang yang butuh variasi dalam hidupnya. Kalau untuk saya, bucket list bisa jadi motivator dan pengingat, kalau adanya saya di dunia ini bertujuan, dan tujuan-tujuan itulah yang membuat saya bisa bertahan hidup sampai detik ini (cieeeh, habis nelen buku ESQ ceritanya).

Sebenarnya bucket list saya ini sudah lama nampang di sticky notes di desktop Laptop saya. Tapi karena ada satu dan banyak hal, ada beberapa harapan yang saya hapus. Baru kali ini saya merasakan, betapa satu peristiwa dapat merubah kita dan pribadi kita sebegitu drastisnya.

Oke, kembali ke soal bucket list. Semua orang pasti punya harapan dan hal-hal yang ingin dilakukannya sebelum meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya, pun saya. Dan dibawah ini, sengaja saya urutkan menurut skala prioritas (tapi kalau nomor-nomor yang akhir lebih mudah dicapai sih ya Alhamdulillah.. hehe) hal-hal apa saja yang ingin saya capai dan lakukan dalam hidup saya, dan bucket list ini fleksibel, maksudnya, setiap saat bisa saya tambahkan hal baru apa yang ingin saya capai. Tujuan saya posting harapan saya di sini sederhana saja, supaya saya nggak pernah lupa, kalau dalam hidup saya yang hampir seperempat abad ini, ada hal-hal yang belum bisa saya capai, dan suatu saat nanti, harus saya capai dan lakukan. Buat motivasi dan doa intinya, semoga saya bisa, aamiin…

Dan, inilah bucket list saya eng ing eng… (hehe)

1. Punya Body Fat Percentage 15-18 %
Saya memang selalu ingin punya badan lebih kurus dari yang sekarang, tapi saya nggak mau terlalu kurus. Saya pengen punya perut yang rata tapi sedikit berotot, bukan sixpack, istilah kerennya 11 abs, seperti perutnya Andien. Saya juga pengen punya toned thights, kayak pahanya Halle Berry. Dan, untuk mendapatkan itu, Body Fat Percentage atau Kadar Lemak dalam tubuh saya harus sekitar 15-18% . Dan sekarang kadar lemak saya sekitar 24%, jadi, masih ada harapan. Hehe
Kalau berat badan, target saya harus bisa turun sekitar 10kg dari berat saya yang sekarang. Semoga bisa.

2. Sekolah lagi S2 Sastra sama S1 Psikologi
Ambil sastra, karena dulu S1 saya sastra, dan karena saya ada passion dalam bidang tersebut. Sejauh ini usaha saya masih sampai pada tahap mencari informasi beasiswa, semoga tahun depan bisa sekolah lagi. Kalau Psikologi, lebih karena kebutuhan karir agar naik ke jenjang yang lebih tinggi, hehe.
Jadi, insya Allah, kalau ada rezeki tahun depan bisa sekolah lagi, syukur-syukur kalau dapat beasiswa juga. Aamiin..

3. Belajar Jahit
Sebenarnya motivasi untuk bisa jahit ini agak memalukan. Saya adalah orang yang bentuk badannya seperti buah pir. Maksudnya, badan bagian atas saya cenderung kecil, sedangkan daerah pinggang ke bawah melebar. Jadi, kalau beli baju saya selalu mem-permak di sana sini. Sedangkan tiap menjahitkan baju ke orang lain, selalu saja ada hal yang tidak memuaskan. Karena itu saya pingin bisa jahit, minimal bisa buat baju sendiri yang nyaman dipakai dan hasilnya memuaskan.

4. Nikah sebelum umur 25 habis (masih ada 1 th ke depan)
Bulan depan, tepatnya tanggal 20 November, saya akan resmi memasuki angka 25 tahun dalam hidup saya. Inginnya, tanggal 20 November 2014, saya sudah bertemu jodoh saya dan menikah. Sejauh ini segala macam usaha sudah saya lakukan. Tinggal ikut biro jodoh saja yang belum, hehe. Tapi namanya belum diberi Allah, mau gimana lagi. Dan saya sedang berusaha memperbaiki diri saya luar dalam, siapa tahu Allah mempercepat pertemuan saya dengan calon suami saya, aamiin.

5. Punya Paspor
Ini usaha pertama sebelum saya bisa mencapai hal-hal yang ingin saya capai lainnya. Sederhana, kalau mau ke luar negeri kan harus punya paspor dulu, hehe. Oh iya, seumur hidup saya nggak pernah naik pesawat, minimal kalau punya paspor saya punya motivasi untuk naik pesawat (alibi lebay ;p).

6. Beli Rumah (3th lagi)
Kenapa tiga tahun lagi? Karena cicilan motor saya baru berakhir 3 tahun lagi.  Jadi seandainya harus menyicil rumah, beban saya lebih ringan. Siapa tahu juga 3 tahun lagi tabungan saya sudah cukup untuk membeli rumah atau minimal untuk DP mencicil rumah.

7. Punya Usaha Sendiri (Butik, Rumah Makan, DVD/CD Rental, Salon & Spa)
Saya selalu tahu, kalau tidak ada yang abadi di dunia ini. Termasuk pekerjaan saya. Jadi kalau misalnya saya sudah pensiun kelak, saya masih bisa tetap memiliki penghasilan dari usaha saya sendiri. Bisa jadi investasi jangka panjang juga, buat bekal hari tua.

8. Beli Tanah di Bandulan Gang 8
Yang ini salah satu bentuk investasi jangka panjang juga. Kenapa harus di Bandulan Gang 8? Kalau yang tinggal di daerah Malang, Jawa Timur, pasti tahu daerah Bandulan yang padat itu. Saya juga sempat nggak nyangka, ternyata di daerah Bandulan ada kampung yang lumayan asri dan tenang untuk ukuran daerah tengah kota. Dan bandulan Gang 8 itu tempatnya. Dari dulu, saya pingin punya rumah di daerah yang nggak terlalu ramai tapi nggak terlalu sepi juga dan nggak jauh dari pusat kota. Di Bandulan Gang 8 inilah tempatnya. Kenapa cuma pingin beli tanah? Karena saya lihat, daerah ini suatu saat nanti akan jadi daerah yang berkembang, misalnya saya punya tanah di sini, saya akan bisa melestarikan daerah hijau di Bandulan Gang 8 yang akhir-akhir ini mulai giat membangun perumahan. Semoga bisa, karena tahun ini saja harga tanah per meter di sana hampir Rp. 2.000.000. Apalagi beberapa tahun lagi, kalau bisa mulai tahun depan saya nyicil tanahnya, nyicil dulu 1 pot, tahun depan 2 pot, hehe..

9. Naik Haji
Ini bukan hanya harapan, tapi juga kerinduan sekaligus kewajiban bagi umat muslim yang mampu. Siapa sih yang nggak mau merasa lebih dekat dengan Allah? Semoga, waktu naik haji nanti bisa sekalian berangkat sama suami, aamiin…

10. Napak Tilas Jalan Raya Pos
Pernah dengan Jalur maut Anyer – Panarukan? Pembangunan jalan sepanjang 1.000 km yang diperintahkan Willem Daendles ini konon tercatat sebagai salah satu peristiwa genosida terbesar dalam sejarah perjuangan Indonesia, korban kerja paksanya tidak pernah diketahui, tapi mengingat peralatan pembangunan jaman dulu yang sederhana dan jalur pembangunan yang mustahil seperti di daerah Cadas Pangeran di Sumedang, bisa kita bayangkan berapa ribu jiwa rakyat Indonesia yang mati sia-sia. Jalur ini sekarang kita kenal dengan Jalur Pantura yang nggak pernah selesai direnovasi setiap tahun.

Untuk memenuhi rasa penasaran saya setelah membaca buku karya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul “Jalan Raya Pos, Jalan Raya Daendles”, saya selalu ingin menelusuri jalur ini, hitung-hitung sekalian keliling Pulau Jawa. Walaupun setiap mudik saya pasti lewat Jalur Pantura, tapi pasti rasanya beda kalau kita menyempatkan diri untuk singgah di setiap kota yang di lewati jalur ini dan mengetahui sejarahnya, menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan.

Sementara 10 dulu, namanya manusia, pasti banyak hal yang ingin dicapai. Dan, jika ada hal-hal di atas yang sudah saya capai atau lakukan, postingan ini akan saya edit, dan saya bold, mana-mana saja yang sudah tercapai.

Jadi, apa saja bucket list Anda? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s