Kado Lebaran

Beberapa hari belakangan ini perasaan saya campur aduk.

Beberapa bulan lalu saya baru saja mengalami peristiwa yang cukup menggoyahkan ekonomi keluarga saya, jadi selama 3 bulan terakhir kami hidup super ngirit karena kami benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Kembali ke soal perasaan campur aduk yang saya rasakan. Bulan lalu, saya kembali mendapatkan SK dari Yayasan tempat saya bekerja. Pembaharuan SK ini diikuti dengan kenaikan gaji, yang menurut khayalan dan bayangan saya cukup memuaskan. Sepanjang hari sejak menerima SK saya membayangkan barang-barang apa saja yang ingin saya beli untuk keluarga dan diri saya sendiri, maklum, lebaran tahun ini pertama kalinya saya memiliki gaji dan pekerjaan tetap. Tapi, namanya hidup, manusia hanya bisa mengkhayal, Allah yang berkehendak. Ternyata, gaji yang saya terima beberapa hari lalu tidak sesuai dengan khayalan saya, memang ada sedikit kenaikan tapi tidak sebanyak rekan kerja saya yang masa kerjanya lebih lama dari saya. Kecewa iya, tapi saya nggak mau memelihara perasaan itu, karena kalau saya fikir-fikir lagi, kesalahan ada pada saya yang terlalu tinggi membayangkan dan mengkhayalkan hal yang belum tentu saya alami.

Tapi saya manusia biasa, perasaan saya gamang, karena merasa nggak bisa membeli sesuatu untuk keluarga saya sesuai dengan yang saya rencanakan. Apalagi tahun ini kami tidak bisa pulang kampung ke tanah kelahiran Ayah dan Ibu saya karena peristiwa yang baru saja saya alami itu.

Dan, kita semua sebagai seorang muslim pasti meng-amini dan meyakini bahwa dari 12 bulan yang Allah berikan pada kita, Allah memberi satu bulan spesial dimana DIA mengobral pahala, rahmat dan berkah-Nya kepada seluruh umat manusia di dunia. Bulan itu kita kenal dengan bulan Ramadhan. Merasa atau tidak, sedikit atau banyak, kita pasti merasakan hal yang spesial terjadi dalam hidup kita pada bulan ini. Pun saya. Saya sampai nggak tahu harus mulai dari mana untuk mengungkapkan rasa syukur saya yang tak terhingga ini pada Allah.

Alkisah (hehe), Yayasan tempat saya bekerja ini biasanya tidak memberikan THR pada karyawan yang bekerja kurang dari 1 tahun. Tapi, entah dapat angin apa, kebijakan tersebut berubah tahun ini. Setiap pegawai yang bekreja di bawah Yayasan pada hari ini mendapatkan THR tanpa terkecuali sebagai bentuk penghargaan atas kinerja kami setahun belakangan. Dasar manusia yang doyan sama duit, perasaan gamang yang beberapa hari saya rasakan langsung lenyap seketika. Apalagi setelah beberapa lembar biru dari Yayasan itu saya terima. Sepulang mengajar saya langsung mampir ke butik tempat teman saya bekerja dan langsung membeli sepotong gamis dan sarung untuk kedua orang tua saya. Harganya mungkin tak semahal yang biasanya orang tua saya beli. Tapi ketika pulang dan memberikan barang-barang tersebut kepada orang tua saya lalu melihat senyum di wajah mereka, saya merasa sempurna. Beberapa bulan terakhir saya yang bisanya hanya menciptakan raut-raut muram durja di wajah kedua orang tua saya, akhirnya mampu mengembalikan senyum dan tawa mereka dengan kado lebaran murah dari anak sulung mereka yang nakal ini.

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah…

Hanya itu yang mampu saya ucapkan sepanjang hari ini. Saya sampai bingung harus mulai dari mana untuk mengungkapkan rasa syukur saya pada Allah. Meskipun saya sekeluarga masih dalam proses dicoba dan diuji oleh Allah, dan kami, terutama saya benar-benar tidak tahu kemana nasib akan membawa saya. Tapi setidaknya, kado lebaran yang manis, asam, asin, yang saya terima tahun ini pada nantinya akan menjadi pengingat saya. Bahwa hanya Allah saja, dan hanya kepada Allah saja, tempat kita bersandar dan berharap. Karena Allah tidak pernah mengecewakan umatnya, sepahit apapun cobaan yang DIA berikan pada umatnya, Allah Maha Tahu, bahwa umatnya yang beriman pasti mampu menghadapi dan melewati cobaan tersebut dengan baik. Wallahu’alam bis shawab…

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

“Maka ni’mat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S Ar Rahman 55:13)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s