Random

Isn’t life  so mysterious?

Ketika kita ada pada satu jalan yang kadang tanpa kita sadari kita telah berda di jalan itu begitu lama, dan tiba-tiba kita menyadari jalan tersebut tak lagi bersahabat, lalu kita putuskan untuk mencari jalan lain. Kita merencanakan sebuah “pelarian,” mempersiapkan peta dan segenap kemampuan kita, berharap dan berdoa di setiap kesempatan agar cepat keluar dari jalan yang menyesatkan kita itu, dan semesta tampak begitu ramah membuka berbagai celah agar kita menemukan jalan yang baru.

Dan, baanggggg…. Tiba-tiba semesta seperti tidak berpihak pada kita. Setiap celah seperti gelap dan tertutup, memaksa kita mundur dan kembali pada jalan yang semula, terjebak di tempat yang lebih mengerikan dan kini menjadi benar-benar tidak kita kenal, benar-benar menjadi asing, dan terasing. Lalu, kita diam, berfikir akan kemana meski tanpa alat bantu, sesekali melihat cahaya tetapi ternyata itu hanya fatamorgana.

Isn’t life so unfriendly?

Ya, kita pun merasa semesta dan jalan itu memusuhi kita. mengungkung kita lebih masuk dan masuk, sampai kita lelah dan berteriak menyerah.

Itu bukan yang kita lakukan, menyerah dan pasrah seperti menantang “Ok hidup, kamu mau saya begini selamanya, saya akan tetap begini selamanya…”

Tapi kita tidak pernah tahu akhir hidup bukan? Kita tak pernah tahu akhir dari buku kehidupan kita, dan kita tidak pernah tahu apa yang kita lihat dan rasakan ini adalah hal yang benar-benar kita butuhkan.

That’s how God and life works. Prepared a bigger plan for us, a better faith for us which are waiting to be found and revealed by us. Yang harus kita lakukan adalah menjalani setiap bab dan episodenya, menikmati eksposisi dan klimaksnya, sehingga ketika kita sampai pada bab akhir, kita akan tahu betapa rencana Tuhan pada kita begitu sempurna.

“ Then which of the favours of your Lord will ye deny?” (QS. Ar Rahmaan, 13)

Advertisements

RIP Steve Jobs (1955-2011)

 

And we have lost another genius innovator. RIP Mr. Jobs, thank you for bringing I Pad, I Phone, I Pod, and Apple to us. Thank you for opening every eyes, that everything is possible if we want to try. World will remind you forever as the greatest innovator and business man that world ever had.

RIP Mr. Steve Jobs. GBU.

Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma – which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of other’s opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.

Steve Jobs

Masih Untuk Kamu

Buat: Mas Bro
di Awang-Awang

Kadang aku merasa beruntung dianugerahi cinta yang begini ke kamu. Cepet naik, tapi cepet jatuhnya. Cepet ngayal, tapi cepet juga bangunnya. Jatuh cinta sama kamu itu semacam naik roller coaster. Naik turunnya memicu adrenalin, bikin ketawa, ngeri, nangis, mual, histeris, shock. Jatuh cinta sama kamu juga seperti mengenalkan aku ke berbagai jenis cinta, cinta platonis, cinta obsessif, cinta mati, cinta buta, cinta gila. Terima kasih….

Sekalipun telah berliter-liter air mata jatuh di perjalanan cintaku ke kamu ini. Tapi nggak apa-apa, justru itu seperti mengenalkan aku ke bentuk cinta yang baru lagi, yang belum pernah aku rasakan. Cinta ikhlas. Errr… mungkin nggak se-ikhlas itu, tapi, asal kamu bahagia, aku bahagia. Klise memang. Tapi itu yang aku rasakan. Kita berjodoh syukur, nggak berjodoh ya, syukurin deh gue… hehe.

Tapi bener loh, sempat kenal dan jatuh cinta sama kamu saja sudah cukup buat aku. Karena dari situ aku sadar, yang namanya jatuh, pasti sakit. Dan, satu lagi yang aku tahu, kalau cinta kita bertepuk sebelah tangan, tepuk aja tangan itu pakai tangan kita sendiri, orang kita dikasih 2 tangan sama Tuhan, kenapa nggak dipakai, untuk meramaikan suasana lah…

Tapi satu yang kamu harus tahu. Ya, aku masih mencintai kamu sebanyak dahulu, mungkin lebih. Tapi, bukan berarti aku jadi nggak peduli. Kamu kan juga punya hidupmu sendiri.

Ya. Hatiku masih untuk kamu. Silahkan diambil atau ditinggal, entar juga ada yang mungut. :D

 

Dari: Mbak Sist
di Malang