Menjelang Ramadhan

Alhamdulillah, hari ini kita telah memasuki tanggal 26 Juli 2011, itu artinya dalam hitungan hari kita akan bertemu Ramadhan yang Insya Allah akan jatuh pada awal Agustus. Seperti tahun-tahun sebelumya tentu banyak yang kita persiapkan untuk menyambut bulan suci ini. Seperti sudah tradisi sembako dan bahan-bahan kebutuhan pokok lainnya akan melunjak, agak sebel sebenarnya, tapi itung-itung bantu yang dagang lah, biar berkah rezekinya, aamiin Allahuma aamiin.

Terus, apa hanya kebutuhan pokok yang kita persiapkan menjelang Ramadhan? Tentu tidak, kita pun harus mempersiapkan kebutuhan rohani dan jiwa kita. Karena tidak gampang bukan mengendalikan diri dalam keadaan berpuasa untuk sebulan penuh, dan disinilah keimanan dan ketakwaan kita diuji. apakah latihan kita selama 11 bulan sebelumnya berhasil atau tidak?

Saya pernah dengar ceramah dari seorang ustad di sebuah stasiun radio lokal. Dalam ceramah itu ada seseorang yang bertanya, ” Pak Ustad, tadi kan bapak bilang bahwa selama bulan puasa setan dan iblis dibelenggu Allah di neraka, lalu kenapa saat bulan Ramadhan masih ada saja orang yang maling, tidak berpuasa dan perbuatan jahat lainnya.” Dengan bijak sang Ustad pun menjawab, ” Pada bulan Ramadhan memang benar bahwa setan dan keluarganya dibelenggu sehingga tidak dapat mengganggu manusia. Jika masih ada yang jahat dan berbuat tercela, itu adalah hasil dari didikan setan dan iblis selama 11 bulan sebelumnya dan meninggalkan nafsu di diri kita ketika bulan Ramadhan. Jadi selama bulan Ramadhan kita akan tahu apakah didikan setan berhasil atau tidak pada diri kita. Saat bulan Ramadhanlah kita diuji, apakah kita mampu mengendalikan diri dan nafsu, jika berhasil berarti keimanan kita lebih tinggi daripada nafsu yang
ditinggalkan setan dan iblis untuk kita.”
Wallahu ‘alam.

Dari ceramah yang saya dengarkan tersebut kita dapat mengambil kesimpulan, kalau Ramadhan tidak hanya tentang menahan lapar, menahan kantuk, menahan bosan, lebih dari itu. Bulan Ramadhan adalah bulan di mana keimanan kita diuji, dan semoga saat memasuki bulan Syawal kelak, jiwa raga kita benar-benar kembali suci dan bersih tanpa setitik noda sekalipun. Aamiin Allahuma Aamiin.

Karena tidak lama lagi akan memasuki bulan Ramadhan, Saya, Vani Laila Fitriani beserta keluarga mohon maaf lahir batin. Terutama kepada para folks dan blogger yang tidak sengaja membaca ocehan-ocehan saya selama ini, mohon maaf jika saya pernah menyinggung atau membuat teman-teman semua terganggu dengan ocehan saya. Semoga dengan dimaafkannya dosa kita semua bisa menjadi modal untuk menghadapi bulan Ramadhan ini.
Aamiin ya Rabbal Alaamiin..

Selamat Puasa folks…. ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s