Selagi Ada Kesempatan

Assalamualaikum…

Akhirnya saya kembali keharibaan multiply, kembali nge-blog tulisan sendiri bukan copas dari internet . Alhamdulillah.

Kebetulan momennya tepat di malam sebelum awal bulan Ramadhan, Bulan paling istimewa di antara 11 bulan lainnya. Bulan paling suci yang menjadi momen tepat untuk melebur segala dosa dan meraih pahala sebanyak mungkin. Kalimat-kalimat di atas mungkin sering kita dengar pada khutbah di tarawih pertama kita saat memasuki bulan Ramadhan. para khotib tak bosan-bosan untuk mengulang kalimat-kalimat tersebut karena memang itulah Ramadhan, satu-satunya bulan tempat kita mendapatkan malam lailatul qadar yang nilai pahalanya lebih dari seribu bulan. Subhanallah.

Pada tarawih pertama hari ini ada pelajaran baru yang saya dapatkan, sebenarnya sebuah pernyataan klasik yang entah kenapa justru mengena di hati saya, mungkin karena suasana hati saya dan ketabahan saya benar-benar sedang diuji. Sang khotib mengangkat tema “Selagi ada kesempatan”, sebuah frasa yang sering kita dengar bukan? Sebuah frasa yang senantiasa mengingatkan kita untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya selagi kita masih diberi kesempatan, karena setiap detik, menit, dan jam dalam hidup kita sebenarnya telah ditentukan. Ibaratnya, hidup kita sebagai sebuah kegiatan “gerak jalan” semakin jauh kita meninggalkan garis start semakin dekat pula kita pada garis finish. Sekarang tergantung bagaimana kita memanfaatkan jarak antara garis start dan finish dengan sebaik-baiknya, dan mengisinya dengan hal-hal yang positif, terutama dalam hal beribadah, agar Allah memberi kita kesempatan untuk bertemu Ramadhan lagi.

Wallahu’alam.
Saya yang sedari pagi benar-benar diuji seperti disadarkan, bahwa sebenarnya ini bukanlah ujian, tapi sebuah proses yang membuat saya benar-benar memanfaatkan waktu dalam hidup saya dengan sebaik-baiknya, tanpa menyiakan sedikitpun, karena setiap detik sangatlah berharga. Subhanallah…

Ini Ramadhan kesekian dalam hidup saya, Ramadhan yang saya harapkan lebih baik daripada Ramadhan-Ramadhan sebelumnya dalam hidup saya. Mohon ma’af lahir batin, semoga kita semua dapat mengisi bulan ini dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin dalam hal meraih ridho Allah SWT, mari berfastabihul khairat!!!

MARHABAN YAA RAMADHAN
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA FOLKS…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s