Hormat Graak!!

Seperti biasa, setiap jam 4 sore sehabis shalat ashar saya menonton TV untuk menunggu waktu berbuka. Tapi kemarin beda, ngabuburit saya dihiasi sakit kepala dan lemas. Jadi saya cuma bisa terkapar di karpet depan televisi. Hari itu saya sedang melihat berita di RCTI, ada satu berita yang bikin saya melek. Yaitu berita dipecatnya Max Moein oleh BK atas tuduhan pelecehan seksual pada mantan sekretaris pribadinya. Yang lucu adalah saat salah seorang anggota BK membacakan keputusan,
” Telah diputuskan bahwa yang terhormat Max Moein dinon aktifkan…..”
Apa yang lucu?
Silahkan dibaca lagi.

Lucunya adalah, seseorang yang telah mencoreng nama baik DPR dan norma yang berlaku di indonesia masih saja dipanggil “yang terhormat”. Padahal apa yang telah dia lakukan benar-benar nggak terhormat. Saya jadi berfikir, sebenarnya apa sih arti kata hormat sebenarnya. Dan apakah yang seperti itu masih dianggap terhormat.

Saat SD, saya diajari untuk saling menghormati antar sesama manusia. Karena otak saya terlalu kecil, saya selalu mengkonotasikan kata menghormati itu dengan menghormati bendera saat upacara setiap hari senin. Untungnya saat itu saya tidak menghormat kepada setiap orang yang saya temui di jalan.

Sore itu kepala saya tambah pusing karena memikirkan arti kata hormat sebenarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s