Bird Box: Saat Ketakutanmu Menjadi Kenyataan

 

Sandra Bullock, Julian Edwards, and Vivien Lyra Blair in Bird Box (2018)

Sumber: IMDb.com

 

Sudah lama sejak terakhir saya mengulas film atau buku yang pernah dibaca dan dilihat, dan Bird Box adalah film pertama yang akan saya review setelah beberapa puluh purnama, hehe.

Bird Box merupakan salah satu original movie dari Netflix yang dirilis pada akhir tahun 2018 lalu. Jadi, film ini tidak bisa kita lihat di bioskop-bioskop reguler. Meskipun hanya ditayangkan di jaringan TV Netflix, tapi popularitas film yang dibintangi oleh Sandra Bullock ini cukup mendunia loh.

Bahkan di media sosial Instagram ada hashtag #Birdboxchallenge yang diikuti banyak orang. Saran saya nih, yang waras mending tidak usah ikut challenge ini. Karena yang mengikutinya biasanya melakukan berbagai aktivitas mereka dengan menutup mata seperti yang dilakukan tokoh utama di film Bird Box. Kalau yang dilakukan aktivitas biasa sih, oke aja. Nah, ada nih yang melakukan #Birdboxchallenge sambil tutup mata. Berbahaya banget kan?

Oke, kembali ke film Bird Box. Film ini dibuka dengan adegan Sandra Bullock yang sedang memberi instruksi kepada dua anak kecil tentang apa yang harus mereka lakukan dan hindari saat akan ke luar nanti. Selanjutnya, Mallorie (Sandra Bullock) mengajak kedua anak tersebut menyusuri sungai dengan mata tertutup dan senantiasa waspada.

Beberapa menit kemudian penonton diajak untuk flashback ke adegan 5 tahun sebelumnya. Pada adegan ini diceritakan awal mula terjadinya “kiamat” yang membuat banyak orang, termasuk kakak kandung Mallorie, Jessica, mati bunuh diri. Mallorie yang saat itu sedang hamil pun shock melihat kakaknya mati di depan mata. Dengan tubuh tertatih karena di sekitarnya banyak orang berlarian, Mallorie akhirnya sampai di depan sebuah rumah mewah.

Sebelum sampai, seseorang menabrak tubuh Mallorie sehingga ia terhempas di jalanan. Melihat Mallorie bersimpuh tidak berdaya, seorang wanita yang hendak menyelamatkan diri masuk ke rumah tersebut pun kembali untuk membantu Mallorie. Belum sempat membantu, tiba-tiba kaki wanita itu berhenti. Tiba-tiba wanita tersebut bergumam, lalu dengan sadar ia masuk ke dalam sebuah mobil yang sedang terbakar untuk bunuh diri.

Hal tersebut disaksikan Douglas, suami wanita yang bunuh diri dari kejauhan. Karena shock, Malorie tidak bisa bergerak. Tiba-tiba seorang laki-laki bernama Tom datang dan meminta Mallorie untuk menundukkan pandangan. Laki-laki tersebut lalu membantu Mallorie berdiri dan masuk ke dalam sebuah rumah untuk berlindung.

Akhirnya, Mallorie, Tom, Douglas, dan beberapa penyintas selamat dan tinggal di sebuah rumah mewah milik Greg. Setelah beberapa saat menenangkan diri dari peristiwa mengejutkan yang telah mereka alami, seorang penyintas, Charlie, berteori bahwa apa yang menimpa mereka adalah sebuah peristiwa yang disebut “Hari Pembalasan.”

Setelah beberapa saat berbincang, para penyintas mulai menyadari apa yang sedang terjadi. Kematian orang-orang di sekitar mereka disebabkan oleh mahluk kasat mata yang berubah menjadi sumber ketakutan manusia yang melihat mereka. Karena terlalu takut, manusia yang bertemu dengan mahluk tersebut akan gila lalu berusaha membunuh diri mereka sendiri.

Hal tersebut akhirnya membuat penyintas di rumah Greg menutup setiap jendela dan pintu yang membuat mereka bisa melihat bagian luar rumah, untuk mengantisipasi pengaruh mahluk mengerikan yang sedang menyerang dunia. Pada suatu hari, seorang perempuan hamil lainnya mencoba untuk masuk ke dalam rumah Greg dan minta tolong.

Setelah yakin bahwa perempuan tersebut (Olympia) tidak gila, Tom mempersilakannya untuk bergabung bersama para penyintas lainnya. Mereka pun akhirnya tinggal bersama sambil memaklumi segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, apa para penyintas tersebut selamat? Kenapa di adegan 5 tahun kemudian hanya ada Mallorie dan dua anak kecil? Apa sebenarnya yang terjadi terhadap para penyintas tersebut, dan bagaimana nasib Mallorie yang sedang menyusuri sungai bersama dua anak kecil?

Jawabannya tentu bisa didapatkan kalau kita melihat film ini. Saya anti-spoiler, jadi yang penasaran, bisa melihat filmnya langsung. Hehe. Menurut saya nilai film ini bernilai 8/10, dilihat dari teknik pengambilan gambar, harmonisasi plot, dan akting para pemainnya. Sandra Bullock gitu… Aktingnya enggak boleh kita ragukan.

Meskipun premis yang digunakan sudah sering kita temui pada film serupa lainnya, tapi film ini tetap worth to watch buat saya. Enggak rugi lah harus mengeluarkan beberapa ratus ribu untuk berlangganan Netflix dan melihat Bird Box. Bagi yang menggemari film thriller atau horor tanpa setan yang tiba-tiba muncul, film ini merupakan salah satu yang mungkin bisa dijadikan referensi.

Ssstt, rahasia ya, file bajakannya sudah bisa kita unduh loh di situs-situs streaming film. Jadi bagi yang bokek, enggak perlu repot-repot bayar untuk langganan Netflix, Hehe… Buat yang sudah nonton, apa pendapat kalian tentang film ini? Tinggalkan pesan di kolom komentar ya. Selamat hari Minggu dan selamat menonton. 🙂

Advertisements